JIWAMU ADALAH RUMAH-NYA YANG KUDUS
Pada mulanya ananda lahir suci. Meskipun diciptakan dari unsur
tanah, namun jiwa ananda itu adalah sir / cahaya kemurnian daripada Tuhan sang maha
pencipta yang agung nan bijkasana.
Dari tanah akan kembali ke tanah, namun
Jiwa/ruh ananda akan kembali kepada-Nya...........................
Nirvana / surga adalah tempat yang
suci anakku. Hanya jiwa yang suci sajalah yang boleh berdiam disana. Tiada
kebencian, amarah, ketakutan, iri, dengki maupun hal – hal yang tidak berkenan
di hadapan Tuhan. Tempat itu sungguh indah, tenang, lembut, dan sangat
menyenangkan hati.
Wahai ananda yang terkasih, jikalau ananda sedang bertanya –
tanya tentang bagaimana kelak dapat ke surga? Dengarkanlah nasehat ini...
Ia(Tuhan) yang tak bercela, suci dan agung hanya menerima
jiwa yang tak bercela dan berlumur dosa. Ia tidak akan menerima jiwa – jiwa yang
masih mempunyai keterikatan dengan dunia, Jiwa – jiwa yang enggan untuk mengikuti
perintah-Nya semasa hidupnya, serta jiwa – jiwa yang belum waktunya untuk
berpulang kepada-Nya.
Jiwamu awal mulanya adalah suci dan kudus. Ananda adalah
rumah bersemayamnya roh keagungan Tuhan yang indah, mengapa ananda senang
mengotori rumah tersebut?
Ananda senang mengotorinya dengan kedengkian, amarah, ego,
nafsu berlebihan, ketakutan, pikiran yang tidak baik maupun perkataan yang
tidak baik. Ia yang agung sebenarnya sangat suka tinggal di rumah tersebut,
namun ketika Ia hendak mengetuk pintunya, yang didapati-Nya seringkali pintu
yang tertutup, halaman rumah yang kotor, serta isinya berantakan dengan segala sampah
penyakit yang telah lama tertimbun disana. Mengapa kita sering menyambut Tuhan
dengan ketidaksiapan tersebut? Pantaskah apabila kita hendak menyambut
Junjungan kita dengan keadaan rumah yang tidak rapi dan kotor anakku sayang?
Ia yang agung, hendak berkunjung ke rumah-Nya di hatimu
dengan senang hati ingin memberi tahu dan mengundangmu tinggal kelak ke
Istana-Nya yang agung yaitu surga. Ia begitu senang ingin memberi tahumu bagaimana
surga tersebut, bagaimana cara agar ananda boleh mendapatkan ijin tinggal di
sana sebagai tamu undangan-Nya. Anandalah yang sering ragu, tidak percaya bahkan
menolak undangan-Nya karena ananda merasa tidak pantas dan masih penuh
kekotoran, tapi di dalam hati, ananda begitu menginginkan undangan tersebut.
Bersihkanlah semua kekotoran itu anakku sayang. Rapikanlah
rumah-Nya tersebut. Sebab Ia yang agung akan sering berkunjung. Apabila
didapati-Nya rumah-Nya(Jiwa&ragamu) indah, rapi, serta seperti yang Dia
harapkan padamu, percayalah niscaya ananda pasti akan mendapatkan undangan tersebut
.
Hiduplah dengan penuh kekudusan anakku. Hiduplah menurut
perintah Tuhan, sebab ganjaran takut akan Tuhan ialah kehidupan kekal dan
abadi. Buanglah segala nafsu buruk yang ada dalam dirimu, tanggalkan egomu dan
jadilah rendah hati di hadapan Tuhanmu, kasihilah sesamamu selayaknya ananda mengasihi diri ananda sendiri, jadilah
pribadi yang senang memberi karena akan semakin banyak ananda dapatkan ketika
ananda pun banyak memberi kepada sesama.
Sebab teladan yang Tuhan beri, itulah
yang syarat untuk ananda dapat turut serta berdiam di rumah-Nya yang agung
yaitu Surga.
Eling lan Waspodo
Semar Ngejawantah
Selanjutnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar